 | Rabu, 9 September 2009 NEWS: Produk arang Batam tembus pasar Eropa
PT General Carbon Industry (GCI), produ-sen arang di Batam, mampu menembus pasar sejumlah negara Eropa, Timur Tengah, dan Asia sejak 2004.
Toni Lee, Direktur PT GCI, mengungkapkan dalam 4 tahun terakhir perusahaannya sudah mampu memproduksi arang dengan kualitas ekspor.
"Sejak beroperasi pada 2004 pabrik GCI sudah memproduksi sekitar 300 ton arang per bulan. Produk itu hanya dipasarkan ke luar negeri," ungkapnya kemarin.
Sejumlah negara tujuan ekspor antara lain Norwegia, Denmark, Jerman, Swedia, Italia, Inggris, Austria , Belanda, Belgia, dan Prancis. Selain itu arang buatan GCI sudah memiliki pelanggan tetap di Singapura, Korea Selatan, Jepang, Lebanon, Syria, dan Afrika Selatan.
Di negara-negara itu, sambungnya, lima jenis arang produksi GCI, yakni disc type, cylinder type, cube type, pillow type, dan activated carbon itu digunakan untuk berbagai keperluan, seperti untuk memasak, memanggang, pemanas, dan bahan rokok.
Menurut Toni, sejauh ini pasokan bahan baku arang GCI masih memadai dan belum mengalami hambatan yang berarti karena melibatkan para petani kelapa secara langsung.
Arang GCI dibuat dari batok/tempurung kelapa yang sebagian besar dipasok dari Tembilahan dan Pulau Kundur. Adapun sebagian kecil lainnya dipasok dari Pulau Batam dan pulau sekitarnya.
Para petani, lanjutnya, juga diberikan harga yang cukup baik dimana untuk batok kelapa yang dipasok, GCI memberikan harga sebesar Rp2.000 per kg-Rp2.100 per kg. Setelah dibeli, batok kelapa tersebut kemudian diolah sedemikian rupa dan selanjutnya dikemas dengan sangat rapi sebelum dikirim.
Pada akhir tahun ini GCI berencana untuk menambah kapasitas pabriknya yang beroperasi di kawasan Tanjung Uncang, Batam.
Lusia Efriani, Public Relation Manager GCI, mengungkapkan perusahaannya akan menggelontorkan tambahan investasi sekitar US$2 juta untuk rencana itu. (k40)
Sumber: Bisnis Indonesia
|