 | Jumat, 20 Juni 2008 NEWS: Diikuti 1600 Perusahaan
General Manager Koperasi Telkomsel (Kisel) Sumatera Bagian Tengah, Zulfikar, melihat stand Telkomsel di CommunicAsia 2008 di Singapura Expo, Kamis (19/6).
Pameran komunikasi terbesar di Asia, CommunicAsia and BroadcastAsia 2008, yang berlangsung dari 17-20 Juni di Gedung Singapura Expo ditutup hari ini. Pameran tersebut, diikuti 1.600 perusahaan.
Di ajang tersebut, hanya Telkomsel perusahaan seluler yang menjadi wakil Indonesia. Telkomsel bisa mengikuti pameran tersebut bersama dengan anggota Bridge Alliance, yang terdiri dari 11 perusahaan telekomunikasi di Asia Pacific.
Bergabungnya Telkomsel di Bridge Alliance, karena Telkomsel bagian dari operator Singtel yang kini merajai bisnis seluler di Singapura. Perusahaan yang tergabung dalam Alliance itu seperti Airtel India, AIS Thailand, CSl Hongkong, CTM Macau, Globe Philipina, Maxis Malaysia, yes OPTUS Australia, SingTel Singapura, SK Telecom Korea, Taiwan Mobile, dan Telkomsel dari Indonesia.
General Manager (GM) Regional Sales and Customer Service Telkomsel Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), Gatut Hadi Widodo, menyatakan, CommunicAsia selalu diikuti setiap tahun oleh Telkomsel. Hal itu, jelasnya, menandakan Telkomsel bukan hanya menjadi perusahaan operator seluler terbesar di Indonesia, tapi sudah disegani di Asia Pacific. Dalam Singapura Expo kali ini, Telkomsel memperkenalkan produk Telkomsel Flash yang bisa digunakan pelanggan Telkomsel di mana pun ketika berada di luar negeri.
"Dengan menggunakan Telkomsel Flash itu, pelanggan bisa mengirim data melalui internet lewat ponsel dan laptop ke Indonesia dengan biaya Rp280 ribu untuk 15 MB," ujar Widodo kepada Batam Pos, di Singapura Expo, Kamis (19/6) .
Selain fasilitas itu, warga negara asing yang masuk ke Indonesia bisa menggunakan fasilitas roaming member dengan cara hanya mendaftar saja ke Telkomsel. "Hal ini sudah kita lakukan berkerja sama operator seluler yang tergabung di Bridge Alliance," katanya.
Dari pantauan Batam Pos, even tahunan berskala internasional yang diikuti 1.600 perusahaan dari 61 negara tersebut, digelar untuk ke-19 kali memang terlihat ramai. Dari info yang didapat Batam Pos, kegiatan digelar di areal seluas 69.000 meter persegi itu dikunjungi lebih dari 50 ribu orang dari berbagai penjuru dunia.
Lokasi pameran terbagi dalam sembilan ruangan. Jarak antara ruangan satu ke ruangan enam saja, bisa ditempuh selama lima menit dengan berjalan kaki.
Beberapa perusahaan terkemuka dalam bidang teknologi seluler generasi ketiga, teknologi pita lebar WiMax, long term evolution (LTE), pita lebar kabel, konvergensi saluran tetap dan nirkabel (fixed mobile convergence), fiber-to-the-home (FTTH), jaringan generasi mendatang (NGN), dan sebagainya ambil bagian dalam ajang CommunicAsia 2008. Samsung, Domono, LG, tidak ketinggalan menampilkan produk terbaru. Bahkan, Domono, perusaan telekomunikasi asal Jepang memperkenalkan terobosan baru.
Sedangkan untuk BroadcastAsia 2008, pengunjung bisa menyaksikan demo teknologi terkini termasuk di dalamnya broadcasting-to-handheld, digital media asset management, immersive technology, teknologi HD, IP-TV, mobile entertainment and profesional audio technology.
Yang jelas, ada beberapa produk yang belum dijual di pasar Indonesia. Misalnya produk kumputer mini UMPC P9200 Samsung. Barang ini hanya didapat di Eropa dan Korea.
Salah satu staf promosi Samsung mengatakan, produk tersebut baru diluncurkan untuk pasar Eropa, India, Korea, dan Amerika Serikat. Harga kumputer mini itu menembus sekitar Rp25 juta per unit.
Selain Telkomsel, ada perusahaan Indonesia yang ikut dalam ajang itu kurang lebih 40 perseroan yang bergerak di bidang teknologi infomasi. Perusahaan tersebut difasilitasi Departemen Perindustrian dan Perdagangan Indonesia. Peserta dari Indonesia dikenakan biaya sekitar 1.400 dolar Singapura untuk per stand.
Yuliana Tan dari PT Zyrex Jakarta, mengatakan, pemeran ini bisa menciptakan deal-deal bisnis. Banyak perusahaan dari Eropa dan Asia yang sudah tertarik untuk bekerja sama dengan Zyrex. "Dalam pameran, kita tidak mencari transaksi, melainkan mencari pihak yang ingin bekerja sama di masa yang akan datang untuk kepentingan bisnis," ungkapnya.
CommunicAsia, jelasnya, memberikan informasi terbaru mengenai trend teknologi. Sehinga, ajang CommunicAsia and BroadcastAsia menjadi relevan dan penting untuk perusahaan yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, “ ungkapnya.***
Sumber: BATAMPOS
|