 | Jumat, 18 Juli 2008 NEWS: Komoditas Seret IHSG Turun 26 Poin
JAKARTA,JUMAT - Saham-saham berbasis komoditas menggiring Bursa Efek Indonesia atau BEI pada perdagangan akhir pekan ini terpuruk di area negatif. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Jumat (18/7) sore, ditutup 26,578 poin atau 1,23 persen menjadi 2.141,135.
Sementara indeks Kompa100 turun 4,220 poin (0,81 persen) pada 519,920. Kemudian indeks LQ45 berkurang 4,962 poin (1,11 persen) menjadi 441,564. Serta Jakarta Islamic Index (JII) melorot 13,815 poin (3,78 persen) ke 351,753.
Analis Riset PT Valbury Asia Securities, Krisna Dwi Setiawan, seperti dikutip Antara, mengatakan, penurunan indeks dipengaruhi oleh melemahnya saham-saham berbasis komoditas akibat turunnya harga minyak. Krisna melihat turunnya harga minyak telah membuat pelaku pasar kembali beralih kepada saham-saham yang diuntungkan oleh penurunan minyak. "Beberapa saham perbankan, otomotif dan properti kembali terangkat dengan turunnya minyak," sebutnya.
Perdagangan hari ini, didominasi 120 saham turun, dibanding 70 saham naik dan 69 saham stagnan. Sedangkan volume perdagangan mencapai 2,839 miliar dengan nilai Rp 4,428 triliun dari 60.809 kali transaksi.
Saham-saham yang terpuruk di top lossers Timah (TINS) turun Tp 3.150 ke Rp 30.600. Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 2.250 ke Rp 29.400. Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 2.600 ke 21.300. PT Bukit Asam Batu Bara (PTBA) turun Rp 1.350 ke Rp 12.300. Serta London Sumatra (LSIP) turun Rp 700 ke Rp 7.300.
Sedangkan saham-saham yang masih bertahan di zona hijau antara lain Astra International (ASII) naik RP 1.000 ke Rp 20.900. Bank BRI (BBRI) turun Rp 350 ke Rp 5.700. PT Gas Negara (PGAS) naik Rp 250 ke Rp 11.500. Serta Bank Danamon (BDMN) naik Rp 225 ke Rp 4.950.
Sementara mayoritas indeks bursa saham utama regional juga berada di zona merah, dengan dipimpin indeks Nikkei 225 Jepang, yang melorot 84,25 poin (0,65 persen) ke posisi 12.803,70 dan indeks Tertimbang Taiwan yang merosot 159,19 poin (2,28 persen) pada 6.815,32. Demikian juga indeks Straits Times Singapura, indeks Kospi Korsel, serta indeks All Ordinaries Australia tetap terpuruk di area negatif.
Sedangkan indeks Hang Seng, Hong Kong berhasil bangkit, dan berakhir positif dengan naik 139,47 poin (0,64 persen) ke posisi 21.874,19.
Sumber: KOMPAS
|