 | Sabtu, 23 Agustus 2008 NEWS: Ombak Pantai Selatan Bali Mengkhawatirkan
SANUR, SABTU - Ombak besar yang muncul dengan ketinggian antara dua sampai tiga meter belakangan ini, membuat sebagian penduduk yang bermukim di wilayah pantai selatan Bali dilanda perasaan was-was.
Sejumlah penduduk yang menetap di dekat Pantai Sanur dan Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu, mengaku sudah dua malam nyaris tidak bisa tidur nyenyak. "Begitu ombak berdebur dengan suara gemuruh, kami sekeluarga sering kali dibuat terjaga. Maklum, takut muncul tsunami," kata Nyoman Rudia (45), warga Sanur yang juga pemilik kios suvenir di pinggir pantai itu.
Rudia mengaku, sebelum "musim" tsunami menerjang sejumlah daerah, keluarganya tak pernah merasa was-was mengahadapi ombak besar yang kerap muncul di pantai selatan Bali. "Dulu-dulu, kami tak peduli dengan ombak. Seberapapun besarnya, ya kami anggap biasa. Tapi sekarang, begitu gelombang mendebur, seisi rumah bisa panik," ucapnya sambil menatap jauh ke tengah laut yang tampak "murka".
Terkait kerisauan masyarakat terhadap bencana tsunami seperti itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban yang dihubungi terpisah mengimbau agar masyarakat tidak gampang panik. "Masyarakat hendaknya jangan gampang panik, sebab hal itu justru akan membahayakan diri sendiri bahkan orang lain," katanya dengan menambahkan, "Namun demikian, kita harapkan masyarakat juga tidak mengurangi kewaspadaannya".
Kabid Humas menyebutkan, guna mengantisipasi munculnya bencana tsunami, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan BMG setempat. Jadi, lanjut dia, bila suatu saat muncul gempa bumi yang berpotensi bencana tsunami, pihak BMG akan langsung mengontak jajaran Polda Bali.
"Selanjutnya, petugas kepolisian yang akan turun ke lapangan untuk mengingatkan masyarakat agar cepat mengungsi dari wilayah yang berpotensi diterjang tsunami," ujar Reniban.
Sumber: KOMPAS
|