 | Kamis, 26 Juni 2008 NEWS: Bank Asing Kuasai Pendapatan "Fee Based"
BANK-bank asing masih akan memimpin pendapatan fee based dari sektor di luar pendapatan tetap seperti SBI, surat berharga dan lain-lain.
Pendapatana fee based bank asing lebih besar dibandingkan dengan bank-bank lokal karena produk yang ditawarkan sangat beragam.
"Sekarang ini hampir 70 persen pendapatan bank berasal dari net interest income sedangkan fee based-nya hanya 30 persen, namun untuk tren bank di luar negeri 60 persen, untuk net interest income, fee based-nya 40 persen," jelas Frederick Weoseke Treasurer Bank Internasional Indonesia (BII), kemarin (25/6) di Jakarta.
Ia mengatakan selama ini pendapatan perbankan lebih banyak didominasi oleh pendapatan dari kredit, surat berharga dan lain-lain. "Dua line ini yang paling besar dari perbankan," tambahnya.
Sementara itu Kepala Divisi Financial Market Sales BII Sutyas H Murti mengatakan, bahwa tren perolehan pendapatan perbankan akan terus bergeser sampai ke titik keseimbangan antara pendapatan tetap dengan fee based.
"Kalau ke depannya bisa mencapai 50 persen banding 50 persen, yang sekarang itu yang bisa dicapai hanya oleh bank-bank asing dengan aneka ragam produknya. Nantinya memang akan bergeser ke sana," ujar Sutyas.
Sutyas mengatakan salah satu fee based yang diperoleh dari bank-bank asing yang cukup besar dari layanan LC yang banyak digarap oleh bank-bank asing.
"Produk LC memberi peluang untuk fee based, asing memberi fasilitas LC lebih baik dengan potensi margin yang tinggi," jelasnya. ***
Sumber: BATAMPOS
|